Selasa, 27 November 2018

MENGAPA YESUS MENGUTUK POHON ARA?


How are you today?
Firman Tuhan :
Markus 11:12-14

Tetapi waktu tiba di situ, Ia tidak menemukan apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. (Markus 11:13)

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Korintus 14-16

Dalam perjalanan dari Betania ke Yerusalem bersama murid-murid-Nya, Yesus merasa lapar. Dari jauh, Dia melihat pohon ara yang rindang, lalu mendekatinya. Namun, ternyata Dia tidak mendapati buah di pohon itu. Yesus mengutuk bahwa tidak akan ada orang yang makan buahnya sampai selama-lamanya. Keesokan harinya, ketika mereka melintasi jalan yang sama, para murid terheran-heran menyaksikan bahwa pohon itu sudah kering sampai ke akar-akarnya. Uniknya, penulis Injil Markus mencatat bahwa saat itu bukanlah musim buah ara. Mengapa Yesus bertindak demikian?

Ketika musim semi tiba, pohon ara akan mengeluarkan daun-daun, sekaligus putik-putik yang bentuknya seperti buah kecil, yang dapat dimakan. Putik-putik ini akan rontok sebelum buah ara yang sesungguhnya keluar. Jika ada pohon ara yang mengeluarkan daun tetapi tanpa putik, berarti pohon itu tidak akan menghasilkan buah. Ia tidak akan berbuah selama-lamanya. Tidak ada gunanya ia hidup.

Banyak orang Kristen yang kelihatannya “rindang” dan melakukan berbagai rutinitas agama dengan rajin. Mereka sibuk dengan berbagai aktivitas kerohanian, namun hanya untuk memuaskan ego pribadi. Begitulah. Tanpa digerakkan oleh kasih, berbagai aktivitas tersebut hanya seperti daun-daun, bukan buah yang sejati (bandingkan dengan 1 Korintus 13:1-3). Padahal, kita hanya mungkin menghasilkan buah jika kita tinggal di dalam Kristus. Dialah yang akan mengalirkan kasih-Nya melalui kehidupan kita untuk mendatangkan kesejahteraan bagi sesama.

Jayapura, 27 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar