Minggu, 14 Oktober 2018

MAKANAN BERGIZI


HOW ARE YOU TODAY?
Nats: ayat 16
2 Timotius 3:10-17

Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 4-5

Konsep makanan bergizi empat sehat lima sempurna dikenal luas di negeri ini. Sayangnya, belum seluruh warga masyarakat menerapkannya. Ada yang terbentur keterbasan ekonomi sehingga tidak mampu memperoleh bahan makanan yang memadai. Ada pula yang tahu dan mampu mendapatkan makanan bergizi, namun mengabaikannya dan makan secara sembrono.

Bukan hanya tubuh yang memerlukan makanan bergizi; jiwa dan roh kita juga memerlukannya. Dari mana jiwa dan roh mendapatkan asupan gizi yang menyehatkan? Sumber utamanya tidak lain firman Tuhan. Menurut Paulus, firman Tuhan mengandung manfaat yang komplet: pengajaran yang benar dan sehat, penyadaran akan dosa dan kesalahan, perbaikan karakter dan perilaku, serta pendidikan dan pembinaan dalam kebenaran.

Soal ketersediaan, firman Tuhan yang ajaib ini relatif mudah diperoleh. Selain melalui kitab suci yang tercetak, kita juga dapat mengaksesnya melalui berbagai perangkat digital. Masalahnya, seberapa haus dan laparkah kita akan firman-Nya? Apakah kita meluangkan waktu setiap hari untuk menyimak dan mempelajarinya? Dan, apakah kita menjadikan Alkitab sebagai standar kebenaran serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?

Jika kita tahu manfaat firman Tuhan, namun memilih mengabaikannya dan hidup secara sembrono, kita akan mengalami malnutrisi rohani. Kerohanian kita tidak akan bertumbuh, dan kehidupan kita tidak berbuah lebat bagi kemuliaan Tuhan. Tentu kita tidak menginginkan keadaan yang seperti itu, bukan?

Happy Sunday guys...
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Jayapura, 14 Oktober 2018

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Sabtu, 13 Oktober 2018

SALING MENYALAHKAN


How are you today?
Firman Tuhan :
Kejadian 3:1-24

Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu. (Kejadian 3:12)

Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 1-3

Seorang psikolog mengunjungi penjara bertanya kepada banyak napi, “Mengapa Anda berada di sini?” Ternyata, tidak sedikit napi yang melontarkan jawaban dengan nada membenarkan diri. Beberapa dalih disampaikan, seperti difitnah, tidak memiliki uang untuk membayar petugas, salah tangkap akibat kekeliruan identitas. Setelah melakukan serangkaian observasi, psikolog itu menyimpulkan bahwa banyak penghuni penjara yang merasa dirinya tidak bersalah. Sungguh ironis.

Gejala seperti itu bukan hanya berlaku pada para tahanan, tapi lazim menghinggapi kebanyakan manusia. Sikap tuding-menuding antara Adam dan Hawa ternyata terus berlanjut sampai sekarang dan, sungguh menyedihkan, orang Kristen juga tidak luput dari kecenderungan serupa. Sejatinya, jika kita mau jujur, kita harus mengakui bahwa tidak ada sedikitpun manfaat dari berdalih dan memaparkan berbagai alasan untuk membenarkan diri. Dengan pembenaran diri mungkin kita berharap agar nama kita tetap baik, tetapi di sisi lain hal itu juga menjadikan kita orang yang keras hati, sulit untuk menerima nasihat dan kritik atas setiap kesalahan yang kita lakukan. Bahkan Tuhan pun akan sangat sulit untuk menegur kita melalui Firman-Nya jika kita selalu merasa diri kita paling benar.

Kesalahan itu wajar dan manusiawi. Selama kita masih hidup sebagai darah dan daging, kita akan melakukan kesalahan. Mengapa harus gengsi untuk mengakuinya? Mengapa harus repot memikirkan dalih atau alasan untuk membenarkan diri?

Jayapura, 13 Oktober 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Jumat, 12 Oktober 2018

JANGAN BALAS KEJAHATAN DENGAN KEJAHATAN


How are you today?
Firman Tuhan :
Roma 12:9-21

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! (Roma 12:17)

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 27-28

Ketika misionaris pertama tiba di Alberta, Kanada, mereka mendapatkan perlawanan sengit dari kepala suku Indian Cree yang masih muda, bernama Maskepetoon. Namun pria itu kemudian menyambut berita Injil dan menerima Kristus. Tidak lama sesudahnya, seorang warga suku Blackfoot membunuh ayahnya. Maskepetoon menunggang kuda ke desa si pembunuh dan menuntut orang itu dibawa ke hadapannya. Ia berkata, “Kau sudah membunuh ayahku, maka sekarang kau harus menjadi ayahku. Kau harus menunggang kuda terbaikku dan mengenakan pakaian terbaikku.” Ternganga keheranan dan sekaligus tertempelak penuh penyesalan, orang itu berseru, “Anakku, kini engkau membunuhku!” Maksudnya, kebencian yang bercokol dalam hatinya terhapuskan sepenuhnya oleh pengampunan dan kebaikan hati sang kepala suku.

Setelah berbicara tentang “mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup” sebagai tanggapan atas kemurahan Allah (Rom. 12:1), Paulus memaparkan tindakan praktis untuk mempersembahkan tubuh, yaitu dengan hidup dalam kasih. Menariknya, ungkapan kasih ini sebagian besar berkaitan dengan sikap dalam menghadapi kejahatan yang menimpa kita. Selain mengampuni dan menyerahkan pembalasan kepada Allah, kasih karunia-Nya memampukan kita bertindak lebih jauh: membalas kejahatan itu dengan kebaikan. Itulah yang dialami Maskepetoon.

Kita juga telah menerima kasih karunia Allah. Jika kejahatan kita yang begitu besar sudah diampuni oleh Allah, bagaimana kita akan memperlakukan orang-orang yang menyakiti kita?

Jayapura, 12 Oktober 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Kamis, 11 Oktober 2018

BARU MELIHAT SENDIRI


How are you today?
Firman Tuhan :
Ayub 42:1-6

Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. (Ayub 42:5)

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 25-26

Ketika mengikuti kuliah Penginjilan Anak dalam program pascasarjana, seorang pendeta perempuan merasa tercelikkan oleh penjelasan dosen tentang karya keselamatan Kristus. Karena begitu terharu, ia sampai menangis tersedu-sedu. “Sekarang saya baru memahami hal ini dengan jelas. Mata saya seperti terbuka. Mengapa tidak ada dosen yang mengajarkan sejelas ini ketika dulu saya kuliah untuk menjadi sarjana teologi? Jadi apa yang saya pelajari selama ini? Apa yang telah saya ajarkan selama ini kepada jemaat saya?” katanya. Toh ia tetap bersyukur, akhirnya ia dapat memahami makna keselamatan melalui kematian Kristus.

Ayub orang yang saleh, jujur, takut akan Allah, dan menjauhi kejahatan. Ia selalu setia mempersembahkan kurban kepada Allah. Sekalipun bencana menghantamnya bertubi-tubi– segala hartanya lenyap dalam hitungan menit, sepuluh anaknya meninggal, tubuhnya dijangkiti penyakit mengerikan, istrinya merongrong imannya, para sahabat menyalahkannya–ia tetap teguh beriman. Dan, justru melalui segala kesukaran itu, ia benar-benar mengenal Allah. Sekarang ia bukan hanya mendengarkan kata orang tentang Allah. Ia mengalami perjumpaan dengan Allah secara pribadi.

Allah yang menyatakan diri dalam Alkitab bukanlah sekumpulan doktrin atau konsep. Dia sesosok Pribadi. Menjadi Kristen artinya memiliki hubungan dengan Allah yang hidup, yang dapat dialami secara nyata. Apakah Anda menaati Allah karena tradisi saja? Ataukah Anda menjalin hubungan pribadi dengan Dia?

Jayapura, 11 Oktober 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Rabu, 10 Oktober 2018

LAYAK DI TOLONG


How are you today?
Lukas 7:1-10

Ia layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang membangun rumah ibadat untuk kami. (Lukas 7:4-5)

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 23-24

Seorang teman mengeluh kepada kami dengan mengatakan bahwa ia kecewa kepada Tuhan. Menurutnya, ia telah banyak berkorban untuk pelayanan gereja, tetapi masalahnya justru semakin banyak dan tak kunjung selesai. Ia merasa layak ditolong, tetapi Tuhan seolah tak mau menolongnya.

Sebagai manusia kita tentu memiliki banyak harapan, dan kita berharap Tuhan mengabulkannya. Kita berharap bahwa ketaatan kita kepada-Nya selalu berbuah manis, bahwa Dia akan selalu memenuhi keinginan kita. Ketika Tuhan tidak memenuhinya, kita kecewa dan menuduh Tuhan tidak adil. Nah, apakah memang harus seperti itu? Bagi tua-tua Yahudi dalam bacaan hari ini tampaknya “ya”, tetapi bagi Yesus “tidak”.

Perhatikan bahwa Yesus membandingkan iman perwira itu dengan iman orang Israel. Jadi, hamba perwira itu sembuh bukan karena perbuatan tuannya menolong orang Yahudi membangun rumah ibadat, melainkan karena imannya yang tidak tanggung-tanggung kepada Yesus. Iman inilah yang membuat Yesus terheran-heran (ay. 9).

Karena itu, masihkah kita akan “menuntut” berkat Tuhan dengan mengandalkan perbuatan baik kita? Apakah kita akan menyatakan bahwa kita layak ditolong karena kita telah banyak melayani, memberikan persembahan, menolong orang lain? Perspektif semacam ini perlu diluruskan. Pertama, kita akan ditolong bukan karena telah berbuat baik, melainkan karena kemurahan Tuhan. Kedua, pertolongan-Nya tidak selalu berlangsung menurut waktu dan cara yang kita harapkan. Maukah kita mengimaninya?

Jayapura, 10 Oktober 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Selasa, 09 Oktober 2018

JANGAN MENYERAH


How are you today?
Nats: ayat 2
Kejadian 16:1-16

Berkatalah Sarai kepada Abram: “Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak.” (Kejadian 16:2)

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 21-22

Menanti bukanlah kegiatan yang menyenangkan bagi kebanyakan orang. Ketika seseorang menanti, ia menghadapi ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi. Apalagi kalau masa penantian itu begitu lama. Tidaklah mengherankan jika ada orang yang akhirnya menyerah dan mengambil jalan pintas.

Ini pula yang terjadi pada Abram dan Sarai dalam bacaan hari ini. Kisah ini terjadi sekitar sebelas tahun setelah Tuhan berjanji bahwa Abraham akan menjadi bapak bangsa yang besar. Kita tentu setuju bahwa sebelas tahun adalah periode waktu yang sangat panjang bagi siapa pun yang sedang menanti, apalagi bagi Abram dan Sarai yang sudah sangat tua.

Tak heran kalau kemudian, di tengah kegundahan menantikan pemenuhan janji ini, keyakinan Abram dan Sarai goyah. Akibatnya mereka mengambil jalan pintas untuk “membantu” Allah memenuhi janji-Nya, dan akhirnya lahirlah Ismael dari Hagar. Tetapi, kita tahu bahwa usaha mereka ini kemudian justru mendatangkan banyak masalah bagi mereka sendiri, bagi Hagar, dan bagi keturunan mereka.

Apakah saat ini Anda sedang menantikan pemenuhan janji Tuhan atau jawaban dari-Nya? Mungkin itu soal buah hati, soal jodoh, soal karier, dsb.? Jangan menyerah! Tetapi, jangan pula mengambil jalan pintas melalui cara yang tidak kudus, seperti menggunakan bantuan ilmu klenik. Sebaliknya, pakailah waktu menanti ini untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sehingga ketika akhirnya Tuhan menjawab penantian tersebut, Anda siap menyambutnya dengan penuh rasa syukur.

Jayapura, 09 Oktober 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Senin, 08 Oktober 2018

MENGHARAPKAN PAGI


How are you today?
Nats: ayat 45
Mazmur 130:1-8

Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. (Mazmur 130:6)

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 18-20

Seorang ibu yang bernama Maryolein bersaksi Proses persalinan anaknya yang pertama cukup sulit. Dokter terpaksa menggunakan alat bantu yang menyebabkan terjadinya cedera di otaknya. Ia mesti menjalani perawatan intensif sebelum diperbolehkan pulang. Syukurlah, kondisinya hari demi hari kian membaik. Namun, bagaimana dengan cedera otaknya? Benarkah tidak ada dampak yang serius? Ibu Maryolein berdoa agar semuanya baik-baik saja. Dan, karena beberapa pertimbangan, mereka baru memeriksakan kondisi otaknya ketika anaknya berusia 10 tahun. Menurut dokter saraf, tidak ada tanda-tanda pernah terjadi cedera otak. Hati mereka sungguh bersyukur mendengarnya.

Namun, pengalaman menanti selama hampir 10 tahun, dengan berbagai kegalauan yang berkecamuk, mengingatkan dia akan bagaimana seorang pengawal mengharapkan datangnya pagi. Penuh ketegangan dan harus selalu waspada. Kadang jiwanya lelah. Seolah-olah dia seorang diri melewati “malam persoalan hidup”. Tetapi, di sinilah dia belajar untuk selalu mengharapkan Tuhan.

Tumpukan kertas kerja yang menggunung, rekan kerja yang menusuk dari belakang, pasangan hidup yang tidak menjalankan janji pernikahan, anak yang kurang taat, pelajaran di sekolah yang banyak dan sulit, diputus pacar—segudang persoalan hidup dapat meletihkan jiwa. Namun, di manakah sauh pengharapan kita labuhkan? Tuhanlah Penolong kita. Dia senantiasa menyertai kita dalam setiap langkah kehidupan, dan tidak meninggalkan kita ketika masalah datang melanda. Penyertaan-Nya, itulah sumber kelegaan jiwa kita.

Jayapura, 08 Oktober 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id