Rabu, 07 November 2018

TIDAK MARAH TAPI MENERIMA


How are you today?
Firman Tuhan :
Samuel 12:15-23

Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku. (2 Samuel 12:23)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 17-18

Ketika masih bersekolah di bangku SMP, ada seorang teman yang sempat tidak masuk sekolah sampai berminggu-minggu. Selidik punya selidik, kabarnya ia minta kepada ayahnya untuk dibelikan sepeda motor. Tapi permintaannya ini ditolak. Bukan karena si ayah tidak mampu membelikan, tapi karena si ayah merasa bahwa sepeda motor itu akan lebih banyak mendatangkan keburukan daripada manfaat bagi si anak. Si anak tidak bisa menerima keputusan ini dan menjadi marah. Kemarahannya ini ia ungkapkan dengan membolos tadi.

Suatu ketika Daud berdoa memohon kepada Tuhan supaya anaknya sembuh. Ia mengajukan permohonan dengan begitu bersungguh-sungguh sampai para pegawainya khawatir mengenai apa yang akan terjadi jika permohonannya tidak terkabul dan anak itu meninggal. Ketika anak itu akhirnya sungguh-sungguh meninggal, ternyata Daud justru bisa menerimanya dengan rela. Ia tidak menjadi kecewa kepada Tuhan, melainkan menerima bahwa Tuhan itu berdaulat penuh dan berharap bahwa kelak ia akan kembali bertemu dengan anaknya itu.

Kita bebas dan perlu berdoa dengan sungguh-sungguh untuk memohon sesuatu yang kita inginkan dari Tuhan seperti Daud. Tetapi, ketika doa tersebut sudah dijawab dan jawabannya adalah “tidak”, kita harus menerimanya dengan lapang dada. Kita perlu percaya bahwa Tuhan berdaulat dan bisa dipercaya sehingga penolakan-Nya pun merupakan jawaban terbaik bagi kita. Jangan sampai kita menjadi kecewa dan ngambek seperti teman saya tadi.

Jayapura, 7 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Happy sunday guys....l
Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Selasa, 06 November 2018

AKHIR HIDUP YANG BAHAGIA


How are you today?
Firman Tuhan :
Lukas 2:21-32

Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu. (Lukas 2:29)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 13-16

Setiap manusia tentu menghadapi saat batas: kematian. Alangkah baiknya jika kita sempat mempersiapkan diri dan merenungkannya. Seperti yang dialami oleh Simeon.

Waktu Simeon yang telah tua itu bertemu dengan bayi Yesus yang berumur delapan hari, ia tahu bahwa saat kematiannya telah dekat (ay. 26). Saat itu ia menghadapi dua hal sekaligus: keselamatan dan kematian. Ia menghayatinya dengan “menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah” (ay. 28). Makna universal (keselamatan bagi umat manusia) dan makna individual (kematiannya sendiri) tertenun rapat dan utuh dalam diri Simeon. Nas hari ini mencatat ungkapan imannya yang begitu mendalam dan mengharukan.

Mengapa Simeon dapat menyambut akhir hidupnya dengan lapang hati? Karena ia telah mengalami karya Tuhan di sepanjang hidupnya. Ia bukan hanya hendak menekankan bahwa dirinya akan segera mati, melainkan bahwa dalam matinya ia lega karena telah mengalami lawatan Tuhan sejak masa muda sampai masa tua. Ini yang penting.

Jika kita mengalami Tuhan, kematian tak lagi menakutkan. Lawatan Tuhan adalah lawatan yang terus memberikan damai sejahtera kepada orang beriman, dalam hidup dan dalam akhir hidup, bahkan juga sesudah kehidupan sekarang ini. Itulah doa kita, bersyukur bahwa penyertaan-Nya tidak berkesudahan. Jangan salah paham, bukan berarti kita ingin cepat-cepat mati saja. Bukan itu. Rindukanlah Tuhan selalu, maka hidup dan mati tidak akan lagi terlalu bermasalah. Sebab di dalam kedua realitas ini ada Tuhan.

Jayapura, 6 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Happy sunday guys....l
Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Senin, 05 November 2018

TETAP PADA KOMITMEN


How are you today?
Firman Tuhan :
Daniel 1:1-21

Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja. (Daniel 1:8)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 11-12

“Saya akan berkomitmen!” Mungkin kita telah mengucapkan kalimat ini berulang-ulang. Tetapi, apakah kita memahami makna kata tersebut? Jujur saja, bukankah kita kerap melanggar apa yang menjadi komitmen kita? Arti paling sederhana dari komitmen adalah janji. Kita berjanji untuk melakukan ini atau tidak melakukan itu dan memutuskan untuk bersikap begini atau begitu. Nah, apakah kita konsisten dengan komitmen kita?

Komitmen adalah perkataan yang menyatakan sebuah kesanggupan untuk berbuat sesuatu. Komitmen mengandung unsur kontinuitas. Artinya kita bersedia untuk melaksanakan janji kita tidak hanya pada saat ini, tetapi berkelanjutan dan secara terus menerus. Komitmen dibangun dengan sebuah kasih yang tulus dan tanpa kepura-puraan.

Demikianlah juga jika kita hendak berkomitmen kepada Tuhan. Memiliki komitmen kepada Tuhan berarti kita mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan dan mengandalkan anugerah-Nya.

Daniel merupakan salah satu contoh orang yang berkomitmen teguh. Dia mengerti perintah Allah untuk menjaga kekudusan dan memantapkan diri tidak memakan makanan dari Raja. Dia menjalankan totalitas hidup di tengah tantangan yang mungkin bisa membinasakan dirinya. Daniel akhirnya mendapatkan kasih karunia, penyertaan, dan berkat Tuhan sehingga ia mampu menjaga komitmen dan ketetapan hatinya untuk tidak menajiskan diri. Komitmennya tidak berubah sekalipun situasi di sekelilingnya terus berubah. Daniel dimampukan untuk tetap mengasihi Tuhan sekalipun tekanan hidup menghimpitnya. Luar biasa! Bagaimana dengan Anda dan saya?

Jayapura, 5 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Happy sunday guys....l
Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Minggu, 04 November 2018

TIDAK TAKUT TUA


How are you today?
Firman Tuhan :
Yesaya 46:1-13

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus. (Yesaya 46:4)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 9-10

Menurut data Agustus 2011, jumlah penduduk dunia mencapai 7 miliar, dan 1 miliar di antaranya adalah kaum lanjut usia. Indonesia menduduki peringkat ke-4 dunia dengan jumlah lansia 24 juta.

Kaum lansia (lanjut usia) kadang menjadi golongan yang kurang diperhatikan. Ketika anak masih kecil, orangtua merawat, menghidupi, dan melatihnya sampai anak itu mandiri. Ironisnya, ketika kekuatan orangtua melemah dan membutuhkan pertolongan orang lain, tak jarang si anak membiarkannya berjuang sendiri.

Bagi lansia yang sedang risau menjalani hidup, nas hari ini sepatutnya memberikan penghiburan yang bermakna. Ketika itu Israel putus asa dan berpaling kepada allah lain buatan mereka sendiri (ay. 6-7) karena merasa ditinggalkan Tuhan. Sejatinya justru Israellah yang meninggalkan Tuhan. Dengan lembut namun tegas, Tuhan menegur Israel, “Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku?” (ay. 5). Mereka disebut sebagai orang congkak (ay. 12), menjauhi Tuhan yang telah menanggung, memikul, dan menyelamatkan mereka (ay. 4). Tuhan memanggil agar Israel kembali kepada-Nya karena keselamatan Tuhan sudah dekat (ay. 13). Oleh kedaulatan-Nya, Dia sanggup mewujudkan janji-Nya (ay. 10).

Bagi para lansia, tantangan mereka adalah tetap percaya akan janji Tuhan. Bagi kita yang memiliki orangtua atau saudara yang telah lanjut usia, maukah kita dipakai untuk menggenapi janji-Nya dalam memelihara mereka yang sudah renta dan memutih rambutnya? Marilah kita menolong dan merawat mereka dengan penuh kesabaran.

Happy sunday guys...
Jayapura, 4 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Happy sunday guys....l
Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Sabtu, 03 November 2018

TERUSLAH MENABUR BENIH


How are you today?
Firman Tuhan :
Yohanes 4:31-38

Yang seorang menabur dan yang lain menuai. (Yohanes 4:37)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 6-8

Seorang misionaris di Amerika Tengah menulis, “Pekerjaan di sini sangat berat. Aku harus naik perahu sepanjang hari dan pada malam hari aku tidur di atas tumpukan kulit di atas dek. Orang-orang di sini tidak tertarik pada Injil sekalipun aku sudah berusaha memenangkan mereka. Akibatnya aku sering ingin menghentikan usahaku. Meskipun demikian, didorong oleh teladan Rasul Paulus, aku tetap berlari tanpa ragu, menyadari bahwa Allah tidak menuntut keberhasilan, tetapi kesetiaanku.”

Dalam penginjilan, ketika orang belum dapat menerima kabar baik dan belum dapat percaya kepada Tuhan Yesus, bukan berarti upaya kita gagal dan sia-sia. Meskipun saat ini orang itu belum dapat menerimanya, kita tahu bahwa berita yang kita sampaikan itu merupakan “benih” yang hidup. Firman itu akan terus bekerja dalam diri orang itu sehingga suatu saat, oleh karya Roh Kudus, tidak mustahil ia bertobat. Mungkin dengan cara yang tidak kita pikirkan.

Firman Allah mengingatkan kita bahwa ada orang yang menabur dan ada orang lain yang menuai. Jika upaya penginjilan kita belum membuahkan hasil nyata, anggaplah bahwa kita sedang menabur. Kita dapat mengucap syukur dan berharap suatu saat nanti ada saudara seiman lain yang berhasil memenangkan orang itu. Dalam kedaulatan Tuhan, benih firman yang kita taburkan tidak akan terhilang sia-sia. Tuhan menghendaki kita setia dalam melakukan bagian kita: memberitakan firman-Nya. Ada pun iman dan pertobatan seseorang, itu adalah bagian-Nya

Jayapura, 3 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Happy sunday guys....l
Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Jumat, 02 November 2018

MERAYAKAN HARI AYAH


 How are you today?
Firman Tuhan :
1 Petrus 1:13-25

Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa... maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. (1 Petrus 1:17)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 4-5

Pada 1909 Sonora Smart Dodd mendengar kotbah di gereja tentang Hari Ibu. Ia satu dari enam bersaudara yang dibesarkan oleh ayahnya seorang diri. Ibu mereka sudah meninggal. Ia pun meminta pendetanya untuk mengadakan peringatan Hari Ayah pada tahun berikutnya. Sonora lalu mempromosikan ide itu secara nasional, mendorong masyarakat menghargai jerih payah dan perjuangan para ayah. Namun, usulannya tidak langsung bergaung, dan baru pada 1972 pemerintah AS menetapkan Minggu ketiga bulan Juni sebagai Hari Ayah.

Ya, para bapak layak dihargai atas peran dan dampak mereka. Terlebih lagi Bapa Surgawi! Rasul Petrus menuliskan bahwa sebutan Bapa menggarisbawahi kedudukan kita sebagai anak-Nya. Kehormatan ini sekaligus mengandung tanggung jawab, mendorong kita untuk hidup dalam ketakutan. Bukan takut karena ngeri, melainkan karena hormat. Artinya, kita menjalani hidup dengan berhati-hati, tidak sembrono, tidak menyia-nyiakan hidup yang berharga ini dengan perbuatan sia-sia. Dia telah menebus hidup kita dengan harga yang teramat mahal (ay. 18-19). Sudah sepatutnya kita tidak mendukakan hati Bapa dan tidak memandang ringan pengurbanan Anak-Nya.

Kita juga perlu ingat, kita hanya menumpang di dunia ini. Dunia ini bukan rumah kita, hanya sementara kita tinggal di sini (ay. 24). Persekutuan abadi dengan Bapa, itulah “rumah” kita yang sesungguhnya. Dengan sikap ini, kita belajar menghargai pengurbanan Bapa melalui anak-Nya dan menyenangkan hati-Nya.

Jayapura, 2 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Happy sunday guys....l
Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id

Kamis, 01 November 2018

PILIH PETA ATAU PEMANDU?


How are you today?
Firman Tuhan :
Mazmur 23

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 1-3

Bayangkan Anda, yang berasal dari daerah, diberi kesempatan berlibur gratis di Jakarta. Fasilitas dan dana disediakan secara berlimpah. Lalu, Anda disodori dua pilihan untuk menikmati liburan itu. Anda diberi peta dan perangkat Global Positioning System tercanggih, agar Anda dapat menelusuri Jakarta secara leluasa seorang diri. Atau, Anda didampingi Pemandu, seorang sahabat yang mengenal Jakarta dan sekaligus mengenal Anda dengan baik. Mana yang Anda pilih?

Daud melihat perjalanan hidupnya didampingi Pemandu yang hebat, Tuhan. Ia menggambarkannya sebagai Gembala, sosok yang dekat dan mengenal dengan baik domba-Nya. Sebagai Gembala, Dia menjauhkan mereka dari makanan beracun, dan menyediakan makanan dan minuman terbaik. Dia menjaga agar mereka tidak tersesat, mengarahkan mereka menempuh jalan yang benar. Jalan itu tidak selalu mudah, tetapi membuat mereka semakin mengenal karakter-Nya. Dia tidak pernah meninggalkan mereka. Saat melewati lembah kekelaman, Dialah penolong, kekuatan, dan jalan keluar bagi mereka. Dia melindungi mereka dari musuh dan menyediakan kelimpahan dan kemenangan. Kebaikan dan kemurahan-Nya tidak berhenti di alam fana ini, namun berlanjut sampai selama-lamanya. Sungguh, dalam penggembalaan Tuhan, Daud tidak kekurangan hal yang baik.

Bagaimana kita memandang hubungan kita dengan Tuhan? Apakah kita merasa bahwa Dia hanya memberi kita peta dan kita bebas menentukan arah? Ataukah kita melekat pada-Nya, Pemandu yang senantiasa memikirkan yang terbaik bagi kita?

Jayapura, 1 November 2018
Ps. GELPHY NARTHA S.

Happy sunday guys....l
Salam dahsyat dan tetap semangat....

Silahkan download aplikasi saya di google Play Store pada android atau Handpone Anda dengan mengetik Gelphy Nartha di kotak pencarian/search.

https://play.google.com/store/apps/detail?id=com.itant.gia.gelphynartha

http:gelphyministry.blogspot.co.id