Minggu, 13 Mei 2018
ANAK DAN ORANG TUA
How are you today....?
Nats: ayat 17
Amsal 29:15-17
Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketentraman kepadamu. (Amsal 29:17)
Bacaan Alkitab Setahun:
1 Tawarikh 6-7
Seorang ibu sedang membersihkan kulkas ketika anaknya yang berusia empat tahun mendatanginya.
Anak itu membawa majalah dan menanyakan sesuatu. Ibu itu bergegas mencuci dan mengeringkan tangan, duduk di kursi, memangku anak itu, dan menghabiskan waktu selama sepuluh menit untuk menjawab pertanyaan anaknya. Seorang tamu yang melihatnya berkata, “Kebanyakan kaum ibu tidak mau diganggu saat ia mengerjakan sesuatu.” Ibu itu menjawab, “Saya masih dapat membersihkan lemari es itu selama sisa hidup saya, tetapi pertanyaan anak saya tadi mungkin tidak akan pernah terulang lagi.”
Sebagai orangtua, kadang kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk keluarga dan anak-anak. Pekerjaan dan kesibukan yang menumpuk lebih menyita perhatian kita. Kapan kita memperhatikan perkembangan anak? Biasanya kita baru turun tangan ketika anak mulai menimbulkan masalah, lalu kita marah-marah pada mereka. Jarang kita memiliki waktu untuk berkomunikasi dengan tenang, lemah lembut, dan dari hati ke hati.
Adakah kita menyadari, anak membikin onar kadang-kadang karena kurangnya perhatian dan kasih sayang kita? Betapa sedihnya mereka, untuk menarik perhatian kita saja mereka harus membuat masalah dulu. Mereka harus bersaing dengan setumpuk kertas proyek, deposito di bank, kedudukan, karier, dan prestise yang kita kejar. Mengapa kita tidak meluangkan waktu khusus untuk mereka? Kesempatan kita untuk memperhatikan mereka terbatas. Kita tidak ingin kehilangan kesempatan yang berharga itu, bukan?
Happy sunday guys...
Jayapura, 13 Mei 2018
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Silahkan download aplikasi di bawa ini.
Semoga menjadi berkat buat kita semua.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.itant.gia.gelphynartha
https://gelphyministry.blogspot.co.id/2017/09/tidak-sadar-tuhan-hadir.html?m=1
Sabtu, 12 Mei 2018
ALKITAB TERSOBEK
How are you today....?
Nats: ayat 92-93
Mazmur 119:81-95
Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku. Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.
Bacaan Alkitab Setahun:
1 Tawarikh 3-5
Hien Pham, seorang anak Tuhan, ditangkap oleh tentara komunis Vietnam pada 1970-an. Ia disiksa dan diindoktrinasi supaya menyangkal Kristus. Suatu hari, saat membersihkan toilet tentara yang sangat jorok, ia menemukan secarik kertas yang telah dipakai untuk membuang air besar. Ternyata, kertas itu sobekan Alkitab dari Roma 8:38-39. Membacanya, ia disadarkan akan kasih Allah. Malam itu, untuk pertama kalinya ia berdoa kepada Allah setelah sekian lama meninggalkan imannya. Ia kembali kepada Allah.
Sebagai anak Tuhan, kita mungkin mengalami penganiayaan dari musuh iman Kristen (ay. 84-86, 95). Penganiayaan mulai dari bentuk yang paling ringan seperti ejekan sampai yang paling berat yaitu penyiksaan fisik dan kematian syahid. Ketika dianiaya, kita mudah sekali “dihabisi”, yaitu kehilangan pengharapan dan iman (ay. 87). Di tengah situasi ini, firman Tuhan menjadi kekuatan dan keselamatan kita (ay. 81). Melalui firman, kita diingatkan akan kesetiaan Allah yang abadi (ay. 90). Tidak heran bila pemazmur berpegang teguh pada firman di tengah kejaran para musuhnya (ay. 88).
Secara praktis, bagaimana kita bisa mengalami kuasa firman yang menopang di tengah penganiayaan? Pertama, kita harus gemar membaca firman (ay. 92). Firman harus menjadi makanan rohani setiap hari. Kedua, kita harus rajin menghafalkan firman (ay. 93). Firman yang diingat akan dengan mudah menghibur dan menolong kita tatkala kita melewati lembah kelam bernama penganiayaan.
Jayapura, 12 Mei 2018
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Silahkan download aplikasi di bawa ini.
Semoga menjadi berkat buat kita semua.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.itant.gia.gelphynartha
https://gelphyministry.blogspot.co.id/2017/09/tidak-sadar-tuhan-hadir.html?m=1
Jumat, 11 Mei 2018
PRAY WITH HUMILITY
How are you today....?
Nats: ayat 23
Mazmur 41
Kalau aku, kataku: “TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!” (Mazmur 41:5)
Bacaan Alkitab Setahun:
1 Tawarikh 1-2
Bagaimanakah sikap doa yang benar di mata Tuhan? Tentu bukan doa yang meminta-minta demi kepentingan pribadi. Apalagi doa yang menuntut janji Allah, seakan-akan Allah berutang kepada kita untuk mengabulkan doa kita. Mazmur ini mengajarkan cara berdoa yang benar, yaitu dengan kerendahan hati.
Sikap rendah hati ditunjukkan pemazmur dengan menyadari dosanya di hadapan Tuhan. Ia juga mengakui bahwa ia tak sanggup menghadapi para musuh yang merencanakan kecelakaan padanya. Ia meminta pertolongan Tuhan agar ia sanggup menghadapi mereka. Keberanian itu bukan muncul dari kesombongan, sebaliknya dari sikap yang rendah hati dan tulus. Dengan kata lain, pemazmur percaya bahwa Tuhan melihat motivasi hatinya dan berkenan kepada doanya. Mazmur ini ditutup dengan suatu pujian, yang sekaligus menutup rangkaian mazmur bagian pertama. Rangkaian mazmur yang didominasi permohonan ini ditutup dengan satu kesimpulan: Tuhan berkenan mendengar dan menjawab doa yang tulus dan dipanjatkan dalam kerendahan hati.
Tuhan mendengarkan doa yang datang dari kerendahan hati. Salah satu wujud kerendahan hati adalah memiliki sikap peduli pada orang yang lemah. Sikap itu muncul karena kesadaran bahwa dirinya penuh kelemahan dan butuh pertolongan juga. Tuhan berkenan pada doa seperti itu. Sikap rendah hati menyatakan keterbukaan untuk menerima kasih dan pertolongan Tuhan. Dengan mengalami kasih dan pertolongan-Nya, kita pun tergugah untuk memedulikan sesama.
Jayapura, 11 Mei 2018
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Silahkan download aplikasi di bawa ini.
Semoga menjadi berkat buat kita semua.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.itant.gia.gelphynartha
https://gelphyministry.blogspot.co.id/2017/09/tidak-sadar-tuhan-hadir.html?m=1
Kamis, 10 Mei 2018
DIA TETAP MENYERTAI
How are you today....?
Nats: ayat 23
Yohanes 16:1-15
Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. (Yohanes 16:7)
Bacaan Alkitab Setahun:
2 Raja-Raja 24-25
Bagaimana perasaan Anda jika ditinggalkan selamanya oleh orang yang Anda hormati dan kasihi? Kebanyakan orang pasti dilanda kesedihan mendalam. Beberapa orang mungkin merasa kehilangan pegangan. Apalagi kalau kepergian itu mendadak.
Tahu bahwa pelayanan-Nya di bumi dalam rupa dan kehadiran fisik takkan berlangsung selamanya, jauh-jauh hari Tuhan Yesus memberitahu para murid-Nya bahwa Dia akan “meninggalkan” mereka (lihat mulai pasal 12). Namun, bukankah Tuhan Yesus berjanji menyertai para murid senantiasa sampai akhir zaman (Matius 28:20)? Jika Dia pergi, bukankah artinya Dia tak lagi menyertai? Di sini Tuhan Yesus menyingkapkan tentang keberadaan Allah Tritunggal. Yesus akan pergi kepada Bapa, sementara Roh Kudus akan turun (ayat 7, 9). Jadi, penyertaan Tuhan tetap berlaku. Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai Penolong adalah Parakletos. Secara harfiah berarti pribadi yang mendampingi atau memberi pembelaan. Itulah Pribadi yang dijanjikan Tuhan Yesus untuk menolong para murid. Banyak hal yang belum betul-betul mereka pahami selama mengikut Yesus, namun Roh Kudus akan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran (ayat 12-13). Dia akan menolong mereka memahami dan memberitakan ke seluruh dunia tentang dosa, kebenaran, dan penghakiman (ayat 8-11).
Kenaikan Yesus ke surga tidak membatalkan janji penyertaan-Nya. Roh Kudus, Pribadi yang diutus-Nya, berkenan tinggal dalam hati orang percaya, untuk menolong mereka mengingat, dan memahami pengajaran Yesus (ayat 14), serta memberitakannya. Sudahkah Anda percaya kepada Yesus dan menerima karunia Roh Kudus? Miliki dan bangunlah relasi akrab dengan-Nya. Biarlah Dia menuntun Anda ke dalam segala kebenaran.
Selamat merayakan kenaikan Tuhan Yesus ke-Surga.
God bless you guys...
Jayapura, 10 Mei 2018
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Silahkan download aplikasi di bawa ini.
Semoga menjadi berkat buat kita semua.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.itant.gia.gelphynartha
https://gelphyministry.blogspot.co.id/2017/09/tidak-sadar-tuhan-hadir.html?m=1
Rabu, 09 Mei 2018
SUKACITA KEBANGKITAN
How are you today....?
Nats: ayat 23
Lukas 24:50-53
Ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke surga. Mereka sujud menyembah Dia, lalu pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. (Lukas 24:51-52)
Bacaan Alkitab Setahun:
2 Raja-Raja 21-23
Saya pernah mengalami rasa kehilangan yang amat mendalam, yaitu berpulangnya ayah dan ibu yang saya sayangi. Dunia seakan runtuh kala adik dan kakak saya menyampaikan kabar duka itu. Sedih, bingung, takut, dan galau—campur aduk menjadi satu. Saya kehilangan pegangan dan tempat curahan hati bahkan orang yang sangat saya kasihi.
Para murid Yesus tentu juga sangat berduka kala mereka ditinggal mati Guru mereka. Pupus sudah harapan mereka. Tetapi, berita kebangkitan Yesus menghadirkan perubahan dalam diri mereka. Dulu mereka kebingungan dan tak berdaya karena kematian Yesus. Tetapi, setelah Yesus bangkit, tidak ada lagi tempat bagi keraguan dan ketakutan! Pengharapan yang semula pupus, kemudian bersemi dan mekar kembali. Empat puluh hari telah berlalu. Para murid saat itu ada bersama dengan Yesus. Yesus pun memberkati mereka, suatu jaminan perlindungan dan pimpinan-Nya atas mereka. Kemudian Dia terangkat ke surga dan mereka sujud menyembah Dia (ay. 52). Rangkaian kejadian ini mengubah dukacita para murid menjadi sukacita.
Kini Dia ada di surga, duduk di sebelah kanan Bapa, mempersiapkan tempat bagi kita. Bukan berarti pelayanan-Nya berhenti sampai di situ. Sebagai orang percaya yang mengaku sebagai murid-Nya, kita ditetapkan untuk melanjutkan pelayanan yang telah Dia mulai di dalam diri kita. Kita dipanggil untuk membawa kasih, memberitakan pembebasan dari belenggu dosa, dan mendatangkan sukacita kepada orang miskin dan terbuang sampai Dia datang kembali untuk menjemput kita.
Jayapura, 09 Mei 2018
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Silahkan download aplikasi di bawa ini.
Semoga menjadi berkat buat kita semua.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.itant.gia.gelphynartha
https://gelphyministry.blogspot.co.id/2017/09/tidak-sadar-tuhan-hadir.html?m=1
Selasa, 08 Mei 2018
PERCAYA DAN MENGASIHI
How are you today....?
Nats: ayat 23
1 Yohanes 3:19-24
Dan inilah perintah-Nya: Supaya kita percaya kepada nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.
Bacaan Alkitab Setahun:
2 Raja-Raja 18-20
Apakah ketika anak kita lahir, kita akan berkata kepadanya, “Anakku, aku bersukacita atas kelahiranmu. Aku mau kamu menunjukkan kasihmu kepadaku. Untuk itu, inilah peraturan-peraturan yang harus kautaati. Kalau kamu tidak setia melakukannya, aku tidak akan mengakuimu lagi sebagai anak”? Namun, tidak sedikit orang percaya yang mengira bahwa Bapa berkata demikian ketika Dia menjadikan kita sebagai anak-Nya. Kita mengira, kita harus menaati berbagai peraturan dan kewajiban agar Bapa tetap berkenan kepada kita.
Rasul Yohanes menunjukkan, kerinduan Bapa sesungguhnya tidaklah pelik dan rumit. Alih-alih membebani kita dengan berbagai peraturan dan kewajiban, Dia menginginkan agar kita hidup dalam iman dan kasih. Percaya mengacu pada iman terhadap segala pekerjaan yang sudah diselesaikan Kristus bagi kita. Kita diselamatkan bukan karena perbuatan baik dan amal ibadah kita, melainkan semata-mata karena anugerah penebusan-Nya. Kita perlu terus-menerus berpegang teguh pada kebenaran ini. Selanjutnya, sebagai buah dari kepercayaan ini, kita dimampukan untuk memperlakukan orang lain sama seperti Kristus memperlakukan kita: mengasihi mereka—termasuk orang yang memusuhi kita—dengan kasih-Nya.
Kita perlu senantiasa ingat bagaimana Allah memperlakukan kita, merengkuh kita yang berdosa menjadi anak-Nya. Selanjutnya, sama seperti Dia mengasihi kita, biarlah Dia menyatakan kasih-Nya melalui kita kepada orang-orang di sekitar kita, khususnya mereka yang menyulitkan kita.
Jayapura, 08 Mei 2018
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Silahkan download aplikasi di bawa ini.
Semoga menjadi berkat buat kita semua.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.itant.gia.gelphynartha
https://gelphyministry.blogspot.co.id/2017/09/tidak-sadar-tuhan-hadir.html?m=1
Senin, 07 Mei 2018
TIDAK HANYA NGOMONG
How are you today....?
Nats: ayat 17
Kolose 3:5-17
Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur melalui Dia kepada Allah, Bapa kita.
Bacaan Alkitab Setahun:
2 Raja-Raja 16-17
Joyce Meyer, penulis dan pengkhotbah televisi, suatu saat bersama suaminya, Smith, mengunjungi restoran favorit mereka. Setelah memesan menu, seorang pelayan membawa baki berisi pesanan mereka. Tanpa disengaja baki itu tumpah dan isinya menimpa Smith yang saat itu mengenakan jas kesukaannya.
Smith yang sial itu tersenyum sambil berkata, “Tidak apa-apa, semuanya baik-baik saja.” Joyce turut membantu dan membereskan makanan dan minuman yang berceceran di lantai dan di tubuh Smith sambil tetap bersikap ramah. Bukan hanya itu, mereka berdua menemui pemilik restoran, meminta agar ia tidak memecat pelayan yang baru saja bertindak ceroboh itu.
Melihat tanggapan Joyce dan suaminya, pelayan itu membungkuk untuk meminta maaf dan berkata, “Saya sungguh-sungguh minta maaf. Saya baru bekerja di sini. Saya gugup dan merasa seperti bermimpi ketika bertemu langsung dengan Ibu. Saya selalu mengikuti khotbah Ibu di televisi setiap hari.”
Ya, kira-kira apa yang akan terjadi seandainya Joyce dan suaminya bersikap sebaliknya? Tak ayal semua khotbahnya yang didengar pelayan itu melalui televisi akan menjadi sia-sia. Dan, pelayan itu akan mengingat Joyce sebagai seorang pengkhotbah yang munafik.
Kadang-kadang Allah menguji integritas dan bobot perkataan kita melalui peristiwa yang tidak disangka-sangka. Tanggapan kita terhadap peristiwa itu menunjukkan kualitas karakter kita yang sesungguhnya. Karena itu, hendaklah kita melakukan segala sesuatu dengan mata yang tertuju kepada Allah. Kiranya kita tidak terpeleset ke dalam sikap yang memalukan.
Jayapura, 07 Mei 2018
Salam dahsyat & semangat!
Ps. Gelphy Nartha
Silahkan download aplikasi di bawa ini.
Semoga menjadi berkat buat kita semua.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.itant.gia.gelphynartha
https://gelphyministry.blogspot.co.id/2017/09/tidak-sadar-tuhan-hadir.html?m=1
Langganan:
Postingan (Atom)






